Tangkas Online | Umuh Muchtar Heran Persib Selalu Medapat Sanksi
XMotobola

Umuh Muchtar Heran Persib Selalu Medapat Sanksi

Update Terakhir: August 31, 2014

Tangkas Online – Umuh Muchtar Heran Persib Selalu Medapat Sanksi- Sampai pertengahan musim, Persib Bandung sudah mengantongi beberapa sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Sebelumn itu Persib Bandung pernah mendapatkan sanksi berupa denda ratusan juta rupiah dari berbagai putusan. Hukuman dari Komdis PSSI dimulai ketika  panpel yang dianggap gagal menyelenggarakan pertandingan melawan Persija, kemudian karena tindakan bobotoh yang rasis dan anarkis.

Agen Taruhan Bola, Agen Casino, Agen poker, Agen Bola Tangkas, Agen Togel

Sanksi juga dijatuhkan kepada striker Persib Ferdinand Sinaga yang dinyatakan melakukan tindakan tidak terpuji saat pertandingan. ada pula sanksi karena bobotoh datang mendukung Persib saat laga tandang.

Bandar Bola –  Yang paling terbaru, adalah sanksi terhadap Ferdinand Sinaga dengan denda Rp 25 juta karena melempar handuk kiper Pelita Bandung Raya, Dennis Romanov, saat melawan PBR di Jalak Harupat, Ferdinand juga di denda 50 juta ditambah larangan 2 pertandingan membela timnas karena aksinya mengejar penonton dalam pertandingan persahabatan Indonesia melawan Asean All Stars.

Total Ferdinand dikenakan sanksi denda senilai Rp 75 juta. Manajer Persib Umuh Muchtar, mengatakan dirinya mengaku tidak habis pikir Persib dan pemainnya kerap mendapat sanksi dari Komdis PSSI.

Agen Betting – “Ya aneh-aneh saja, kalau Persib selalu dikejar dan selalu diberi hukuman. Saya juga tidak mengerti mau sampai kapan Persib diperlakukan seperti itu,” kata Umuh saat dijumpai di acara perayaan ulang tahunnya di kawasan Tanjungsari, Senin (2/6).

Selain itu salah satu pemain Persib yakni Vladimir Vujovic juga turut dipanggil oleh Komdis terkait kritik pedas terhadap kompetisi tanah air, Indonesia Super League melalui akun twitternya @vladoluna24. Namun Ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan mengaku tidak punya cukup bukti untuk menjatuhkan hukuman terhadap pemain yang akrab disapa Vlado tersebut.

Menurut Umuh, kasus ini hanya sebuah kesalahpahaman karena sudah jelas bukan Vlado pelakunya

“Karena itu jelas bukan oleh Vujovic. Itu karena ulah oknum dan dibesar-besarkan. Vujovic sudah jelas mengatakan tidak ada apa-apa. Mungkin hanya salah paham saja. Tapi tadi saya sudah bilang ke Pak Kuswara (kuasa hukum Persib) untuk membuat surat banding,” pungkasnya.