Agen Judi | Nike Kembali Perbaharui Kontrak Dengan Inter
XMotobola

Nike Kembali Perbaharui Kontrak Dengan Inter

Update Terakhir: April 30, 2014

Agen Judi – Inter Milan dikabarkan pada pekan ini kembali memperpanjang kerjasamanya dengan perusahaan pelengkap olahraganya, Nike. Dalam kesepakatan yang baru diperbaharui tersebut dikabarkan Nerazzuri mendapatnya kucuran dana sebesar 80 juta euro atau senilai Rp. 1,2 Triliun. Tentu nominal yang sangat besar dan menggembirakan bagi Intermilan.

Kerjasama yang terjalin dengan Nike setelah di perbaharui kesepakatannya Inter Milan akan tetap terus bersama Nike selama empat tahun kedepan. Denagn nominal yang di dapat Intermilan tersebut maka nilai kontraknya naik 50 persen dari kontrak yang terjadi sebelumnya. Hal itu seperti yang sudah diungkapkan oleh presiden baru InterMilan, Erick Thohir yang juga merupakan orang asli Indonesia.

Agen Bola – “Saya datang beberapa bulan yang lalu dengan ide untuk mengembalikan kejayaan Liga Italia terutama Serie A kepuncak sepak bola dunia.Saya mengidolakan tim-tim yang berada di liga ini, dan saya ingin melihat liga ini berjaya kembali seperti dulu.”jelas Thohir.

“Kami merupakan salah satu bagian dari mata rantai sebagai klub yang percaya dengan proyek baru, dengan strategi yang baru dan ide yang sedang berlangsung. Demi memajukan klub dan juga persepakbolaan Italia.”

“Itu merupakan alasan mengapa Nike percaya pada proyek kami dan penting bahwa teman saya, Marco (Bogarelli, presiden dari Infront Italy) percaya pada proyek ini. sehingga proyek ini dapat berjalan lancar dan menemui kesepakatan yang sangat baik untuk klub kami dan juga Nike tentunya.”

“Ini merupakan kesepakatan dengan nilai 80 juta euro dengan jangka waktu empat tahun, dan nilai ini naik 50 persen dari nilai sebelumnya,dan itu nilai yang tak sedikit, dengan kesepakatan ini diharapkan apa yang kami rencanakan dan kami inginkan akan terwujud dalam waktu dekat ini.” imbuhnya.

Poker Online – Dalam 2 musim terkahir Sepak bola Italia memang terasa begitu lesu dikancah Eropa, kerap kali tim-tim ini harus gagal di babak penyisihan group di zona Eropa ketika bersaing dengan klub-klub hebat lainnya di luar Italia. Sehingga banyak orang yang mulai meninggalkan sepak bola italia karena dianggap tidak lagi sama seperti dulu.