Garuda Muda; Sebuah Fenomena-Secercah Harapan
XMotobola

Garuda Muda; Sebuah Fenomena-Secercah Harapan

Update Terakhir: August 30, 2014

Berita_bola_timnasWalau tidak kaitan dari U-19 dan pasangan bulu tangkis kita, tapi seolah Garuda Muda membuka banjir gelar dalam belantika olahraga kita. Persepakbolaan Indonesia yang lesu sekaligus terpuruk kembali bergairah dan bangkit Euforia Histeria Timnas U-19 setelah secercah harapan yang dibawa Evan Dimas dan rekan-rekan berawal dari momentum AFC Cup 2013. Masih segar dalam ingatan Menang piala AFC 2013 setelah menaklukan Vietnam dalam drama menegangkan adu finalti dengan skor 7-6.

Euforia Histeria Timnas U-19 Suasana haru biru membahana sudah seperti seakan-akan Indonesia Juara Piala Dunia!! Sensasi yang amat membangkan saya yakin, malam itu semua pecinta bola tidur sambil tersenyum, apalagi anak-anak Timnas U-19 yang masih suci beserta pelatihnya yang hebat.

Dedikasi Indra Sjafri dan Tim Setaraf Eropa

Dari Ketua Umum PSSI, Menpora, Presiden, sampai rakyat biasa semuanya berbahagia, apalagi tak lama kemudian pahlawan kita ini sukses mempermalukan juara bertahan piala Asia, Korea Selatan pada laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Asia 2014 Myanmar. Yang lebih membanggakan Timnas U-19 mewakili Indonesia tercinta menyandang titel juara grup G. “Bukan hanya kalahin kita juga kolongin mereka, sudah saya bilang Korea Selatan itu tidak ada apa-apanya!” begitu kurang lebih komentar Coach Indra Sjafri yang pernah setahun tidak digaji itu, Pelatih yang ikhlas mendedikasikan diri demi Nusa dan Bangsa kemudian membeberkan bahwa jumlah passing tim mencapai 600 kali, dengan jumlah yang seperti itu, merupakan hasil yang menyamai klub di Eropa. Namun bedanya disana dengan yang ada dengan kita pada pressurenya yang mana mereka lebih tinggi daripada kita, kata-Nya menutup percakapan.

Sujud Syukur

2 Komentar barusan bukanlah kesombongan, tapi pernyatan ‘Ini kami Indonesia, dan kami bahkan bisa bermain lebih hebat dari tim-tim unggulan’. Pelatih asal Padang ini hendak membesar hati dunia sepak bola kita bahwa tanpa pemain naturalisasi sekali pun banyak sekali talenta muda berbakat di bumi Nusantara. Hal hal lain yang paling mengesankan Euforia Histeria Timnas U-19 adalah sebagian dari kita mengelus dada saat setiap selebrasi mencetak gol, semua pemain Muslim sujud syukur, benar-benar luar biasa. Kita semua menantikan debut pemain-pemain pilar seperti Maldini Pali, Ilham Udin Armayn, Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Putu Gede, Muhammad Hargianto, sampai Kiper Ravi Murdianto, akan berlanjut setelah uji coba-uji coba melawan klub-klub lokal kita yang sampai saat ini belum terkalahkan, pada Piala Asia 2014 Myanmar dilanjutkan Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun 2015 nanti. Semoga percikan harapan ini dapat membawa garuda muda senantiasa berjaya untuk diteruskan pada generasi selanjutnya.

Editor Motobola