Pesta Gol Costa & Hengkangnya Arsenal
XMotobola

Pesta Gol Costa & Hengkangnya Arsenal

Update Terakhir: August 30, 2014

berita_bola_AC Milan vs Atletico Madrid2 Hasil pertandingan perdelapan final Champion League rabu malam 12 Maret 2014, yang mungkin sudah sesuai dengan prediksi banyak pengamat kecuali mungkin AC Milan yang mecapai antiklimaks saat bertandang ke Vicente Calderon stadion milik Atletico Madrid. Review Hasil Liga Champion I Rossoneri babak belur dihajar Atletico Madrid 4-1, lewat gol pembuka Diego Costa. Gol balasan Kaka jadi tak berarti apa-apa, kala Arda Turan menyentuhkan dahinya ke lapangan hijau setelah gol kedua yang memperburuk mental berjuang Ballotelli dan koleganya 5 menit sebelum berakhirnya babak pertama.

Sang Pahlawan

Tak heran Arda Turan dinaubatkan sebagai Sang Pahlawan. 3 gol ikut-ikutan Atletico berikutnya dicetak Raul Garcia menit 71, gol penutup Diego Costa pada menit ke-85, dan mengandaskan harapan AC Milan sebagai wakil terakhir Serie A Italia dengan agregat meyakinkan 5-1. Review Hasil Liga Champion di Allianz Arena, Munchen berhasil mendominasi pertandingan dengan 67% penguasaan bola di babak pertama yang belum menghasilkan gol dari kedua tim, meski banyak peluang Munchen yang gagal dikonversi menjadi gol, selain gol Dante yang dianulir karena dianggap off side oleh hakim garis.

Kami Bermain Dengan Sangat Cerdas!

Review Hasil Liga Champion awal babak ke-2 menit ke-55 menjadi awal pula dari malapetaka meriam London. Bastian Schweinsteiger memecah kebuntuan the Bavarian, walau Arsenal sebenarnya masih memilki peluang dengan gol cepat Lucas Podolski 2 menit kemudian. Tapi dominasi Munchen yang berkostum merah kebanggaan mereka, mengagalkan skema serangan Arsenal yang berkostum kuning malam itu, ditambah Mesud Oziel yang tampil kurang bagus, alhasil tim Merah tetap memegang pertandingan, barisan pertahanan Munchen samapi maju hampir ke garis tengah lapangan.

Bayern sebenarnya punya kesempatan mempermalukan The Gonners lewat finalti Mueller setelah Arjen Robben dilanggar koscielny di kotak terlarang. Sayang Fabianski menyelamatkan muka Arsen Wenger dengan menepis eksekusi Mueller. Arsene Wenger yang sangking kecewanya meninggalkan lapangan tanpa menjabat tangan Pep Guardiola yang kemudian berkomentar; “ Dari persiapan yang telah dilakukan Arsenal dengan menggunakan serangan balik yang cepat dan gesit, setidaknya Arsenal bisa meminimalkan kekalahan. Kami bermain dengan sangat cerdas! Saya sangat gembira akan tim saya,” tutupnya sembari tersenyum senang.

Editor Motobola